Roberto Martinez

Sepak Terjang Roberto Martinez , Anak Emas yang Hilang Dari Spanyol

Nama Roberto Martinez dikalangan para pecinta bola mungkin memang sudah tidak asing lagi. Pemain asal Spanyol yang lahir pada 13 Juli 1973 ini merupakan mantan pemain sepak bola yang cukup dikenal. Martinez sendiri terbilang mempunyai karir yang panjang selama menjadi pemain sepak bola, namun ia malah dikenal sebagai salah satu tim pelatih dari Timnas Belgia semenjak 2016.

Robert Martinez dikenal sebagai pelatih yang memiliki strategi cukup menantang, dimana ada banyak sekali pertandingan yang dilakukan oleh Timnas Belgia yang mendapatkan perhatian. Martinez seakan mengetahui apa saja yang harus dilakukan agar tim asuhannya merebut kemenangan di lapangan hijau. Live skor pun mencatat bahwa prestasi Martinez lebih baik ketika menjadi pelatih dari pada saat aktif menjadi pemain.

Sepak Terjang Roberto Martinez yang Menjadi Pelatih dari Timnas Belgia

Roberto Martinez

Rekam jejak Roberto Martinez sendiri memang tidak seperti para legenda sepak bola lainnya, selama ini Martinez dikenal sebagai mantan pesebak bola yang tidak memiliki sejarah yang hebat. Tapi, tentu saja anggapan ini menjadi salah ketika kita melihat sepak terjangnya di lapangan hijau berikut ini :

1. Karir selama menjadi pemain sepak bola

Roberto Martinez sendiri sudah bermain sepak bola semenjak masih berada di kota kelahirannya yaitu Balaguer, dimana ia bergabung bersama tim tersebut pada tahun 1982 hingga 1990. Ketika memasuki usia senior, Martinez malang melintang di bebebrapa klub ternama salah satunya adalah Chester City pada tahun 2006 hingga 2007. Selama berkarir, Liveskor mencatat bahwa Martinez telah tampil sebanyak 362 kali dengan perolehan gol sebanyak 24 gol. Tentu saja ini bisa dikatakan sebagai presatasi yang cukup bagus dengan performa main yang cukup tinggi.

2. Menjadi Pelatih

Setelah mengumunkan gantung sepatu, Roberto Martinez pun memilih menjadi pelatih dan manajer untuk beberapa klub ternama. Hanya saja, pada saat menjadi tim pelatih di Everton, Martinez mendapatkan repurtasi yang tidak terlalu baik di mana tim yang diasuhnya hanya berhasil mendapatkan peringkat 11 pada Liga Inggris. Namun, namanya malah semakin dikenal ketika Timnas Belgia menghubungi Martinez untuk melatih mereka.

Tentu saja ini sempat menjadi pertanyaan banyak sekali penggemar sepak bola, di mana banyak yang meragukan kemampuannya untuk membawa Tim Belgia. Tentu akhirnya semua anggapan itu dapat ditepis, ketika Tim Belgia berhasil lolos babak kualifikasi Piala Dunia 2018 ketika berhasil mencatatkan 43 gol dari kesembilan kemenangan seperti yang dikatakan dalam Live Skor.

Itu adalah beberapa catatan dari sepak terjang Robert Martinez yang ternyata karirnya lebih menanjak saat menjadi pelati, dan Liveskor memberikan julukan anak hilang dari Spanyol. Jam terbang yang tinggi pada saat menjadi pemain sepak bola, membuat Martinez paham betul gaya permainan yang biasanya dimainkan pada sepak bola.

event_note December 18, 2019

account_box Agus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *